Ampana, tojounauna.go.id - Bupati Tojo Una-Una yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Mohammad Asrar Mohammad Ali, secara resmi membuka Sosialisasi tentang Proses Layanan Pengurusan Rekomendasi Izin Lingkungan, Pengawasan serta Pemeriksaan Kualitas Lingkungan Hidup. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Tojo Una-Una, Kamis (10/9/2026).
Dalam sambutan tertulis Bupati Tojo Una-Una yang disampaikan Mohammad Asrar, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah menggagas serta menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi memiliki arti strategis karena tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi pelayanan publik, tetapi juga menyangkut kepentingan yang lebih besar, yakni menjaga kualitas lingkungan hidup bagi generasi sekarang dan generasi yang akan datang.
“Lingkungan hidup merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Udara yang kita hirup, air yang kita gunakan, tanah tempat kita beraktivitas, hutan, laut, pesisir, sungai, danau, serta keanekaragaman hayati merupakan modal dasar yang harus kita jaga bersama,” ujarnya dalam sambutan tersebut.
Ia mengatakan, Kabupaten Tojo Una-Una dianugerahi potensi sumber daya alam yang luar biasa. Kawasan pesisir, laut dan Kepulauan Togean, hutan, pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata serta berbagai potensi ekonomi lainnya merupakan kekayaan daerah yang harus dikelola secara bijaksana.
Namun, besarnya potensi sumber daya alam tersebut, kata dia, juga menuntut tanggung jawab yang besar. Pembangunan ekonomi dan investasi tetap harus didorong, tetapi pada saat yang sama keberlanjutan lingkungan hidup tidak boleh diabaikan.
“Setiap kegiatan pembangunan dan usaha yang berpotensi memberikan dampak terhadap lingkungan harus dilaksanakan secara bertanggung jawab, transparan, terukur dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Dalam konteks tersebut, proses layanan pengurusan rekomendasi izin lingkungan, pengawasan dan pemeriksaan kualitas lingkungan hidup dinilai menjadi bagian penting untuk memastikan setiap aktivitas pembangunan tetap berada dalam koridor perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Sosialisasi ini, lanjutnya, diharapkan menjadi forum edukasi sekaligus penyamaan persepsi. Pemerintah ingin memastikan masyarakat, pelaku usaha, aparatur pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama mengenai tata cara, persyaratan, mekanisme serta tanggung jawab dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Ia menekankan bahwa pelayanan pemerintah daerah harus terus diarahkan agar semakin mudah, jelas, transparan, akuntabel serta memberikan kepastian bagi masyarakat maupun dunia usaha.
Masyarakat, kata dia, berhak memperoleh informasi yang jelas mengenai prosedur pelayanan. Sementara pelaku usaha berhak mendapatkan kepastian dan pelayanan yang profesional. Di sisi lain, pelaku usaha juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan kegiatan yang dilaksanakan tidak menimbulkan kerusakan maupun pencemaran lingkungan.
“Kepatuhan terhadap persyaratan dan kewajiban lingkungan harus ditempatkan sebagai bagian dari tata kelola usaha yang baik, bukan semata-mata sebagai kewajiban administratif,” katanya.
Selain pelayanan, pengawasan lingkungan hidup juga harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan. Pengawasan tidak dimaksudkan untuk menghambat investasi maupun aktivitas ekonomi, tetapi untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan prinsip keberlanjutan.
Menurutnya, investasi dan perlindungan lingkungan bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Keduanya dapat berjalan beriringan apabila didukung perencanaan yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, pengawasan yang efektif serta kesadaran dan tanggung jawab seluruh pihak.
Dalam pembangunan Kabupaten Tojo Una-Una, hal tersebut harus sejalan dengan visi pemerintah daerah, yakni “Mewujudkan Masyarakat Tojo Una-Una yang Religius, Maju, Adil dan Sejahtera Berbasis Sektor Unggulan yang Berkelanjutan.”
Kata “berkelanjutan” dalam visi tersebut, menurutnya, bukan sekadar kata pelengkap, melainkan merupakan komitmen untuk memastikan pemanfaatan potensi daerah tetap memperhatikan kelangsungan fungsi lingkungan hidup.
“Kita ingin masyarakat Tojo Una-Una sejahtera, tetapi kesejahteraan tersebut harus dibangun di atas lingkungan yang sehat. Kita ingin perekonomian daerah tumbuh, tetapi pertumbuhan tersebut harus diiringi dengan pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, masyarakat, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga lingkungan hidup.
Pemerintah, menurutnya, tidak akan mampu menyelesaikan seluruh persoalan lingkungan hidup secara sendiri. Demikian pula masyarakat dan pelaku usaha membutuhkan pemerintah sebagai regulator, fasilitator dan pengawas. Karena itu, kolaborasi harus menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Semangat kolaborasi tersebut sejalan dengan filosofi daerah “Sivia Patuju”, yang bermakna “satu tujuan.” Dalam konteks perlindungan lingkungan hidup, satu tujuan yang dimaksud adalah mewujudkan pembangunan yang maju, masyarakat yang sejahtera serta lingkungan yang tetap lestari.
Bupati juga berharap perbaikan tata kelola pelayanan lingkungan hidup terus dilakukan. Setiap proses harus dilaksanakan secara terintegrasi, cepat, tepat, terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepada aparatur yang menangani urusan lingkungan hidup, ia meminta agar terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, integritas dan kemampuan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pelayanan yang baik akan melahirkan kepercayaan, dan kepercayaan merupakan modal penting dalam membangun daerah,” katanya.
Kepada para pelaku usaha, Bupati mengajak agar kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan hidup dijadikan bagian dari komitmen dan tanggung jawab dalam menjalankan usaha. Sementara kepada masyarakat, ia mengajak untuk terus menjaga lingkungan serta berpartisipasi dalam melakukan pengawasan sosial terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.
Kepada seluruh perangkat daerah terkait, ia juga meminta agar koordinasi dan sinergitas terus diperkuat sehingga setiap persoalan lingkungan dapat ditangani secara cepat, terpadu dan solutif.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, bukan hanya tugas pelaku usaha dan bukan hanya tugas masyarakat, melainkan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati kembali menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia berharap sosialisasi itu dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan pengawasan serta peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Tojo Una-Una.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir pemahaman yang lebih baik, koordinasi yang lebih kuat dan komitmen yang semakin teguh dari seluruh pihak untuk menjaga lingkungan hidup sebagai aset dan warisan yang harus dilindungi.
“Mari kita terus membangun Tojo Una-Una dengan semangat Sivia Patuju — satu tujuan, untuk mewujudkan masyarakat Tojo Una-Una yang religius, maju, adil dan sejahtera, dengan pembangunan yang tetap menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya.
Sumber : PPID Dinas Kominfo Touna