
๐๐จ๐ฎ๐ง๐, ๐ญ๐จ๐ฃ๐จ๐ฎ๐ง๐๐ฎ๐ง๐.๐ ๐จ.๐ข๐ - Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya Lapasiri secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tojo Una-Una Tahun Anggaran 2027. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kantor Bupati pada Kamis (16/04/2026) ini menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.
Mengusung tema โPenguatan Kapasitas Daerah, Infrastruktur Dasar dan Kualitas SDM untuk Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan Berbasis Produktivitas, Investasi dan Potensi Lokalโ, Musrenbang kali ini menegaskan fokus pembangunan pada penguatan fondasi utama daerah. Hal tersebut meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kapasitas kelembagaan, serta pembangunan infrastruktur dasar sebagai penggerak utama aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, arah kebijakan juga diarahkan pada peningkatan produktivitas sektor unggulan, penguatan iklim investasi, serta optimalisasi potensi lokal.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Surya Lapasiri menegaskan bahwa Musrenbang merupakan wadah strategis untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan secara partisipatif. Forum ini juga menjadi sarana memperkuat koordinasi, integrasi, dan sinergi antar pemangku kepentingan agar program pembangunan berjalan efektif, efisien, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa setiap proses perencanaan harus disusun secara terpadu, terarah, dan berkesinambungan, dengan tetap memperhatikan keselarasan antara kebijakan pembangunan nasional, provinsi, dan daerah, serta mengacu pada RPJMD Kabupaten Tojo Una-Una tahun 2025โ2029.
Secara objektif, pembangunan di Kabupaten Tojo Una-Una dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. Hal ini ditandai dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat serta berkembangnya sektor unggulan daerah, khususnya pertanian, perikanan, dan pariwisata yang masih menjadi tulang punggung perekonomian. Di sisi lain, angka kemiskinan juga menunjukkan kecenderungan menurun, sebagai indikator keberhasilan berbagai program pembangunan yang telah dilaksanakan.
Meski demikian, Surya Lapasiri mengingatkan bahwa tantangan pembangunan ke depan masih cukup besar. Sejumlah isu strategis masih perlu mendapat perhatian serius, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia, percepatan pengurangan kemiskinan, peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat, serta pemerataan pembangunan antar wilayah.
Sejalan dengan itu, penyusunan RKPD Tahun 2027 harus mampu memastikan sinkronisasi kebijakan pembangunan daerah dengan agenda nasional dan provinsi. Pembangunan daerah diharapkan selaras dengan program prioritas pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Selain itu, ia menekankan pentingnya memperkuat kerja sama dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kondisi daerah yang aman, kondusif, dan stabil juga perlu terus dijaga guna memberikan rasa nyaman bagi masyarakat serta meningkatkan kepercayaan investor. Dengan demikian, iklim investasi yang sehat dapat tumbuh sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Lebih lanjut, Surya Lapasiri mengungkapkan bahwa penyusunan RKPD telah melalui tahapan partisipatif, mulai dari Musrenbang desa, kecamatan, hingga pokok-pokok pikiran DPRD. Namun, ia juga mengingatkan bahwa dinamika keuangan negara dan daerah saat ini menuntut kehati-hatian dalam menetapkan prioritas pembangunan, mengingat keterbatasan ruang fiskal yang masih bergantung pada dukungan pemerintah pusat.
Dalam kondisi tersebut, ia meminta seluruh perangkat daerah untuk lebih selektif, efektif, dan realistis dalam menyusun program. Tidak hanya bergantung pada APBD, perangkat daerah juga didorong untuk proaktif mencari sumber pembiayaan alternatif, baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Adapun arah kebijakan pembangunan Kabupaten Tojo Una-Una tahun 2027 difokuskan pada empat prioritas utama, yakni penguatan kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan daerah, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah, serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif, memberikan masukan konstruktif, serta menyusun perencanaan berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat. Ia optimistis, dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, dokumen perencanaan yang dihasilkan akan lebih berkualitas, terarah, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri secara virtual oleh Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah melalui platform Zoom yang memberikan arahan terkait sinkronisasi program pembangunan. Selain itu, Musrenbang juga diikuti oleh unsur Forkopimda, para asisten dan staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, BUMN, BUMD, camat se-Kabupaten Tojo Una-Una, tokoh masyarakat, akademisi, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Melalui pelaksanaan Musrenbang RKPD Tahun Anggaran 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una optimistis dapat memperkuat fondasi pembangunan yang berdaya saing dan berkelanjutan, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara merata.
ย
Sumber : PPID Dinas Kominfo Touna