
𝐓𝐨𝐮𝐧𝐚, 𝐭𝐨𝐣𝐨𝐮𝐧𝐚𝐮𝐧𝐚.𝐠𝐨.𝐢𝐝 – Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Piala Gubernur Sulawesi Tengah “BERANI Cup Tahun 2026” yang digelar di Lapangan Stamina, Ampana Kota, Jumat (19/6/2026).
Turnamen yang memperebutkan total hadiah sebesar Rp100 juta tersebut diikuti oleh 17 tim peserta. Dalam pelaksanaannya, setiap tim diperbolehkan menggunakan maksimal lima pemain transfer untuk memperkuat skuad masing-masing.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan dihadiri oleh Wakil Bupati Tojo Una-Una Surya Lapasiri, Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una Gusnar. A Suleman, Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya , Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una Alfian Matajeng, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, para camat, kepala desa, serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Ilham Lawidu yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah menyampaikan rasa syukur atas cuaca yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah cuaca hari ini baik. Mudah-mudahan perjalanan turnamen ini juga berjalan dengan baik, aman, tertib, dan lancar hingga selesai,” ujar Bupati.
Bupati menyampaikan bahwa Gubernur Sulawesi Tengah yang sedianya membuka langsung BERANI Cup Tahun 2026 berhalangan hadir karena tengah fokus menangani sejumlah musibah di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong.
“Melalui komunikasi yang kami lakukan, Bapak Gubernur menyampaikan bahwa beliau berencana membuka langsung BERANI Cup Tahun 2026. Namun karena harus fokus menangani sejumlah musibah di beberapa wilayah Sulawesi Tengah, beliau belum dapat hadir dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Tojo Una-Una. Beliau juga berharap turnamen ini dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar serta memastikan akan hadir pada kesempatan berikutnya,” ungkap Bupati.
Bupati juga menyampaikan pesan khusus dari Gubernur Sulawesi Tengah kepada seluruh panitia, wasit, ofisial, pemain, dan masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban selama turnamen berlangsung.
“Pesan Bapak Gubernur, kegiatan ini harus berjalan tertib, aman, dan lancar. Apabila hal tersebut dapat kita penuhi bersama, beliau berkomitmen hadir pada penutupan turnamen dan bahkan akan membawa artis ibu kota untuk memeriahkan kegiatan ini,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati berharap BERANI Cup dapat menjadi ajang pembinaan dan prestasi bagi para atlet sepak bola daerah, terutama menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah yang akan digelar di Kabupaten Morowali.
“Kami berharap turnamen ini benar-benar menjadi ajang prestasi bagi para pemain. Dari 17 tim yang mengikuti kompetisi ini terdapat pemain-pemain muda potensial yang sedang dipersiapkan untuk memperkuat daerah pada ajang Porprov mendatang,” ujarnya.
Menurut Bupati, keberhasilan pembinaan atlet sepak bola daerah harus menjadi perhatian bersama sehingga mampu melahirkan pemain-pemain berbakat yang dapat bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
“Hari ini kita melihat sudah ada putra daerah yang bermain di Sulawesi Selatan bahkan Surabaya dan mampu mencetak gol. Mudah-mudahan tahun depan semakin banyak pemain Tojo Una-Una yang berkiprah di tingkat nasional,” harapnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya menjaga sportivitas selama kompetisi berlangsung. Ia mengungkapkan bahwa dalam rapat koordinasi yang dipimpinnya secara langsung, seluruh pihak telah sepakat untuk menindak tegas segala bentuk tindakan yang dapat mengganggu jalannya pertandingan.
“Salah satu poin penting hasil rapat adalah apabila terjadi perkelahian yang melibatkan pemain, pelatih, manajer, panitia, penonton, maupun masyarakat, maka akan diproses sesuai aturan yang berlaku. Langkah ini diambil agar turnamen berjalan aman dan kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menjadikan BERANI Cup sebagai sarana mempererat persaudaraan, meningkatkan prestasi olahraga, serta mendukung kemajuan sepak bola di Kabupaten Tojo Una-Una.
Turnamen Piala Gubernur Sulawesi Tengah “BERANI Cup Tahun 2026” diharapkan berlangsung sukses dan mampu melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.