Header

Diskominfotouna - Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay, SE., MM membuka acara Pendampingan Laboratorium Inovasi Kabupaten Tojo Una-Una di Ruang Auditorium Bupati Kecamatan Ratolindo, Kamis (10/06/2021. 

Kegiatan tersebut turut di hadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una bapak Gusnar A. Suleman. SE., MM, Plt. Sekertaris Daerah bapak Drs. Moh. Syarif Lasawedi, M.A.P. , Kepala Pusat Inovasi Administrasi Negara ibu Dra. Isti Heriani, M.B.A , Deputi Kajian Kebijakan Dan Inovasi Administrasi Negara bapak Dr. Tri Widodo Utomo, SH., M.A , Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPELITBANGDA) bapak Muh. Idrus, MT., Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, Para Camat serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten Tojo Una-Una.

Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una Bupati menyampaikan Selamat Datang kepada bapak Deputi bersama rombongan di Kabupaten Tojo Una-Una, Bumi Sivia Patuju serta memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak LAN RI yang membantu dan memfasilitasi sepenuhnya Pendampingan Laboratorium Inovasi ini.

Laboratorium Inovasi ini di selenggarakan untuk menciptakan dan melahirkan berbagai Inovasi dan Terobosan yang dapat memberikan manfaat bukan hanya bagi Daerah, akan tetapi juga dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan Bangsa dan Negara.

Terkait dengan Pendamping Laboratorium Inovasi ini, perlu kami sampaikan khususnya kepada semua Pimpinan Perangkat Daerah kita di hadapkan pada enam issu strategis, minimal untuk 5 (lima) Tahun kedepan di Kabupaten Tojo Una-Una, yaitu :

  1. Status Kabupaten Tertinggal dan Angka Presentase Kemiskinan Cukup Tinggi.
  2. Kemampuan Fiskal Yang Rendah Dalam Membiayai Percepatan Pembangunan Daerah.
  3. Aksebilitas Wilayah Masih Sulit dan Ketimpangan Infrastruktur Antara Wilayah Kepulauan dan Daratan.
  4. Kualitas Sumberdaya Manusia dan Daya Saing Yang Masih Rendah.
  5. Belum Optimalnya Pengelolaan Sektor Unggulan Khususnya Pertanian, Perikanan-Kelautan dan Pariwisata.
  6. Belum Optimal Layanan Publik Pemerintahan Daerah.

"Untuk menjawab issu Strategis tersebut, maka VISI dalam RPJMD 2021 - 2026 adalah Mewujudkan Kabupaten Tojo Una-Una Yang Tangguh, Maju Dan Sejahtera. VISI tersebut sejalan dengan VISI Indonesia Maju yang telah digagas oleh bapak Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'aruf Amin. VISI Indonesia Maju tersebut menekankan kepada kita Aparatur Negara untuk merubah paradigma dalam menyelesaikan berbagai masalah dalam penyelenggaraan Pemerintahan.

"Pemerintah Daerah sangat bersyukur atas bantuan dan dukungan sepenuhnya dari LAN RI atas Pendamping Laboratorium Inovasi ini karena Daerah lain menggunakan APBD mereka masing-masing untuk kegiatan yang sama.

" Bupati dan seluruh masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una menitipkan harapan kepada Kepala LAN RI dan Bapak Deputi Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara LAN RI agar dapat membantu Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una untuk melakukan kajian khususnya bagaimana mengakomodir Kepulauan Togean di bawah naungan Kebijakan Nasional seperti Kebijakan 10 Bali Baru."ucap Mohammad Lahay

Diakhir Sambutannya Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay mengatakan pada kesempatan ini semoga ALLAH SWT meridhoi segala usaha kita dalam dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi.

 

PIKP (Apt)

Diskominfotouna - Wakil Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, S.H. membuka acara Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2021-2026 di Ruang Auditorium Kantor Bupati Kecamatan Ratolindo, Rabu (02/06/2021) 

Kegiatan tersebut turut di hadiri oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una bapak Drs. Moh. Syarif M.A.P. , Tim Ahli dari Universitas Tadulako bapak Dr. Suparman, S.E., M.M. , Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPELITBANGDA) Kabupaten Tojo Una-Una bapak Mohammad Amin Bustamin, S.T., M.M. , Para Asisten, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, Para Camat se-Kabupaten Tojo Una-Una, Para Lurah serta Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Tojo Una-Una.

Meskipun pada beberapa kesempatan telah kami sampaikan, bahwa proses pilkada di Kabupaten Tojo Una-Una telah selesai, berjalan sukses dan aman. Selanjutnya marilah kita segera menyatukan tekad dan langkah untuk bersama-sama mewujudkan Visi Kabupaten Tojo Una-Una yaitu "TERWUJUDNYA KABUPATEN TOJO UNA-UNA TANGGUH, MAJU DAN SEJAHTERA (TAMARA)" 

Sedangkan Misi yang akan diwujudkan, yaitu :

  1. Mewujudkan seluruh masyarakat dan aparatur Pemerintah yang tangguh Secara Sosial, Ekonomi lingkungan dan Pemerintahan.
  2. Mewujudkan pembangunan wilayah yang berkembang dan maju untuk keluar dari ketertinggalan Daerah.
  3. Mengembangkan Trisula pembangunan ekonomi yang bertumpu pada sektor Pertanian, Perikanan-Kelautan, dan Pariwisata yang berkelanjutan.
  4. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dengan bertumpu pada kualitas sumber daya manusia.
  5. Mewujudkan aparatur dan Sistem Pemerintahan yang profesional untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berbasis pada sistem cerdas (Smart Regional).

Forum Konsultasi Publik ini dimaksudkan untuk menjaring aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan pada tahap awal, dengan tujuan untuk menghimpun aspirasi atau harapan para pemangku kepentingan terhadap program pembangunan daerah selama 5 (lima) tahun kedepan.

Pada kesempatan yang sangat baik ini Wakil Bupati Tojo Una-Una meminta kepada seluruh lapisan masyarakat dan unsur kelembagaan yang hadir untuk dapat memberikan masukan-masukan yang positif dan konstruktif agar apa yang menjadi tujuan dapat tercapai.

"Selanjutnya dalam kerangka penyusunan rancangan awal RPJMD Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2021-2026, ada beberapa hal yang Wakil Bupati minta untuk menjadi perhatian kita semua, yaitu :

  1. Seluruh Perangkat Daerah harus mampu menjabarkan Visi dan Misi Kabupaten Tojo Una-Una dengan sebaik-baiknya.
  2. kegiatan dan pembangunan harus betul-betul bermanfaat kepada Masyarakat.
  3. Jangan melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat untuk masyarakat.

Wakil Bupati berharap semoga proses konsultasi publik dan proses lain dalam penyusunan Rancangan Awal RPJMD Tahun 2021 - 2026 bisa berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga target untuk menyusun dan menetapkan RPJMD paling lambat 6 (enam) bulan sejak Pelantikan Bupati/Wakil Bupati dapat tercapai.

 

 

PIKP (Apt)

Diskominfotouna - Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay, SE., MM membuka acara Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Tojo Una-Una di Ruang Rapat Bupati Kecamatan Ratolindo, Selasa (18/05/2021)

Kegiatan tersebut turut di hadiri oleh Perwakilan Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una, Para Asisten, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una serta Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Tojo Una-Una.

"Pada kesempatan ini, dan masih dalam suasana Lebaran, Izinkan Saya atas Nama Pribadi, Keluarga dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir Dan Batin". Ucap Bupati Tojo Una-Una mengawali sambutannya. 

"Seperti kita ketahui bersama, persoalan Stunting telah menjadi agenda pembangunan Nasional. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) IV Tahun 2020-2024 yang di canangkan oleh Presiden Joko Widodo mempunyai 7 agenda pembangunan yang salah satunya adalah "Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Yang Berkualitas dan Berdaya Saing" salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas SDM adalah STUNTING atau Gagal Tumbuh (Kerdil).

"Dalam target RPJMN Tahun 2019-2024 disebutkan bahwa Stunting akan diturunkan menjadi 14% pada Tahun 2024. Untuk itu Pemerintah Pusat sejak awal Tahun 2017 telah mengeluarkan kebijakan khusus untuk menanggulangi Stunting di antaranya Peraturan Presiden No. 83 Tahun 2017 tentang Kebijakan Strategis Pangan & Gizi.

"Dari hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Tahun 2018 angka Stunting Kabupaten Tojo Una-Una sebesar 26,1% dan berdasarkan Laporan E-PPBGM Tahun 2020 angka Stunting turun menjadi 22,4%.

"Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una mempunyai komitmen kuat untuk menurunkan angka Stunting dalam kurun waktu 5 Tahun kedepan. Keseriusan Pemerintah Daerah untuk mencegah dan menurunkan angka Stunting telah dimulai sejak Tahun 2019 dimana melalui pertemuan lintas sektor untuk menginstruksikan kepada seluruh Kepala Desa untuk menyediakan anggaran pada bidang kesehatan sebagai upaya menurunkan angka Stunting.

"Bupati mengajak melalui Rembuk Stunting ini agar seluruh Kepala Perangkat Daerah agar mengambil bagian sesuai dengan tugas dan fungsinya dalam upaya menurunkan angka Stunting di Kabupaten Tojo Una-Una, dan dalam kesempatan ini juga agar diperhatikan program/kegiatan yang akan dimasukkan dalam usulan anggaran Tahun 2022 baik melalui dana DAK maupun APBD termasuk Dana Desa untuk lebih fokus mendukung upaya pencegahan dan penurunan angka Stunting."ucap Mohammad Lahay

Diakhir Sambutannya Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay menyampaikan pada kesempatan ini semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa Meridhoi Usaha kita untuk Membangun Generasi Muda yang lebih berkualitas dimasa depan.

 

PIKP (Apt)

Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola M.Si Secara resmi melantik dan mengambil sumpah Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tojo Una-una Mohammad Lahay, SE, MM-Ilham SH serta Bupati-Wakil Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarron Hehi Mars-H. Djira K. S.Pd, M.Pd berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri No. 131.72-1097 Tahun 2021 tentang perubahan ketiga atas pengangkatan kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020 di kabupaten dan kota pada Provinsi Sulawesi Tengah bertempat di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Jum'at 30 April 2021.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Bupati dan Wakil Bupati Tojo Una-una dan Morowali Utara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan pemasangan tanda jabatan oleh Gubernur Sulawesi Tengah.

Pada kesempatan itu, juga dilaksanakan pelantikan Ketua TP. PKK dan Dekranasda Kabupaten Tojo Una-una Femmy Luther Lahay, SKM dan Kabupaten Morowali Utara Febriyanthi H. DJ Hehi S.Si, Apt masa bakti 2021-2024 dan penyematan pin oleh Ketua TP. PKK dan Dekranasda Provensi Sulawesi Tengah Hj. Zalzulmida A Djanggola SH, CN

Dalam sambutannya, Ketua TP. PKK dan Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan selamat dan kesyukurannya atas dilantiknya Ketua TP PKK dan Dekranasda Kabupatan Tojo Una-una dan Morowali Utama masa bakti 2021-2024.

“Banyak permasalahan yang dihadapi saat ini yang membutuhkan perhatian serius dari pemangku kepentingan. Meningkatnya angka kemiskinan, tingginya angka stunting serta pandemi covid-19 belum diketahui kapan berakhirnya dan menjadi tugas kita bersama, saat ini pemerintah tengah menggalakkan pelaksanaan vaksinasi untuk menanggulangi covid-19. TP.PKK diharapkan mendukung program tersebut serta memberikan sumbangsih dalam 10 program PKK dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga,” ujar Ketua TP. PKK dan Dekranasda Provinsi Sulteng.

Untuk itu, Ketua TP. PKK yang telah dilantik kiranya menerima dan melaksanakan tugas dengan sepenuh hati dengan sungguh sungguh, bertanggungjawab serta menghimbau agar 10 program PKK dapat dijabarkan melalui pelaksanaan kegiatan yang menjadi unggulan prioritas pokja PKK secara berkesinambungan serta dapat memberikan konstribusi terhadap pembangunan.

“Selaku Ketua TP. PKK Sulteng kami menghimbau kepada bupati selaku ketua pembina TP.PKK Kabupaten kiranya dalam melaksanakan program dapat menjabarkannya dengan OPD terkait sebagai mitra dan senantiasa memberikan support kepada TP.PKK secara berjenjang baik berupa program maupun dukungan anggaran yang lebih diintegrasikan melalui OPD/mitra terkait sampai di akar rumput yakni kelompok dasa wisma,” jelas Ketua TP.PKK Provinsi.

Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola M.Si mengawali sambutannya menyampaikan selamat kepada pasangan Bupati-Wakil Bupati Morowali Utara dan Tojo Una-una, serta menitipkan beberapa hal yakni ; pertama agar menjaga integritas untuk menahan diri dari godaan yang dapat membuat seseorang menyimpang dari aturan, kedua melayani masyarakat sepenuh hati dan senantiasa mendekati masyarakat karena berbagai masalah akan nampak dan terasa kalau pemimpin lebih sering bersama rakyatnya.

Ketiga, kekompakan antara bupati dan wakil bupati kiranya dijaga mulai hari pelantikan hingga akhir masa jabatan, bupati dan wakilnya harus sering berdiskusi, merundingkan dan menetapkan pembagian peran pembangunan yang akan dijalankan dan yang keempat, pemerintah kabupaten agar senantiasa menjalin koordinasi dengan provinsi karena bagaimanapun juga pemerintah provinsi adalah perwakilan pemerintah pusat di daerah.

“Karena tugas pemerintah provinsi adalah untuk memastikan kelancaran roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan di 13 kabupaten/kota termasuk dalam pengendalian dan pengentasan pandemi covid-19, saya minta pemkab Tojo Una-una dan Morowali Utara tidak lengah dan tidak melonggarkan sedikitpun pengawasan protokol kesehatan 5 M dan 3T agar kondisi kurva covid-19 yang terus melandai di sulteng dapat dipertahankan, begitu juga dengan kesinambungan program vaksinasi kiranya dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan kepada sasaran penerimanya sehingga kesehatan masyarakat terlindungi dan ekonomi pulih kembali.,” papar gubernur.

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, mewakili Ketua DPRD Sulteng, Forkopimda Sulteng, Pj Sekdaprov dan pejabat utama lingkup Sulteng, Ketua DPRD Tojo Una-una dan Morut, Pj. Bupati Tojo Una-una dan Morut, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK/Dekranasda Sulteng serta pejabat terkait lainnya.

 

Sumber : Biro Administrasi Pimpinan

 

Thursday, 10 September 2020 04:18

SURAT EDARAN TENTANG PENYEDIAAN RUANG MENYUSUI

Dalam rangka melaksanakan kewajiban dan tanggung jawab Pemerintah sebagaimana tercantum dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta merealisasikan visi misi Presiden Republik Indonesia untuk mengintegrasikan nilai-nilai hak asasi manusia kedalam suatu rencana aksi Nasional yang inklusif, Dalam Surat Edaran Nomor 200/2456/SJ tentang Pelaksanaan dan Pelaporan Aksi Hak Asasi Manusia Pemerintah Kabupaten, yang di tetapkan pada 18 Maret 2020, diantarannya melaksanakan Aksi HAM Tahun 2020 yang mencakup : Penyediaan RUANG MENYUSUI yang memadai bagi perempuan bekerja di perkantoran millik Pemerintah Daerah dan Swasta dalam rangka Implementasi UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan pada Pasal 30. Sampai dengan Pasal 32 Peraturan Pemerintah. (Surat Edaran Nomor 640/45/Bag.Hukum)

Diskominfotouna - Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay, SE., MM meresmikan Gedung Baru Puskesmas Ampana Timur di Desa Sabulira Kecamatan Ratolindo Selasa (18/08/2020)

Kegiatan tersebut turut di hadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una bapa H. Mahmud Lahay, SE., M.Si, Kapolres Tojo Una-Una Bapak AKBP Alfreds Ramses Sianipar, S.I.K., MH, Kepala Dinas Kesehatan ibu Dra. Javanet Alfari M.Ap, Kepala Puskesmas Ampana Timur ibu dr. Diah Devawati, S.Kep, Kepala Desa Sabulira, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat.     

Dalam sambutan Bupati mengatakan bahwa kita patut untuk syukuri bersama, hari ini adalah peresmian Gedung Baru Puskesmas Ampana Timur yang terletak di Desa Sabulira Toba Kecamatan Ratolindo. Peresmian ini merupakan peresmian gedung baru Puskesmas yang di bangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2019.

"Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una sangat berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dalam rangka peningkatan sumber daya manusia di Kabupaten Tojo Una-Una. Fasilitas kesehatan yang berstandar menjadi syarat wajib dalam menyediakan pelayanan masyarakat yang berkualitas.

"Gedung baru ini adalah aset yang harus di jaga bersama pemerintah dengan masyarakat karena merupakan fasilitas umum yang di gunakan untuk kepentingan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Ampana Timur. Begitupun terhadap jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten khususnya Kepala Puskesmas dan Staf, Bupati berharap gedung baru yang cukup megah ini dapat menjadi motivasi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat.

"Melalui kesempatan ini juga Bupati berharap agar tidak ada lagi kasus Gizi Buruk dan Stunting, tidak ada lagi kematian ibu dan bayi serta persoalan-persoalan kesehatan lainnya. Bupati juga menghimbau kepada masyarakat berperan aktif dalam menjaga kesehatan dengan membiasakan menjaga pola hidup bersih dan sehat.

"Kepada jajaran Puskesmas Ampana Timur agar senantiasa mampu melahirkan kegiatan inovasi dalam upaya menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya, sarat dengan kegiatan promotif dan preventif sebagai upaya kesehatan masyarakat agar masyarakat dapat hidup sehat. Tingkatkan pula kerja sama dengan lintas sektor, jangan lupa dengan sektor swasta, libatkan masyarakat, dan layani pasiennya dengan sepenuh hati."ucap Mohammad Lahay

Diakhir Sambutannya Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay mengucapkan terima kasih kepada jajaran Dinas Kesehatan, Puskesmas Ampana Timur dan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, semoga seluruh jerih payah yang dilakukan mendapat berkah dari Allah Subahana wa Ta'ala, Tuhan Yang Maha Esa. Aamiin.

PIKP (Apt)

Diskominfotouna - Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay, SE., MM memimpin Upacara Memperingati Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 75 Tahun 2020 di Halaman Kantor Bupati, Senin (17/08/2020)

Kegiatan tersebut turut di hadiri oleh Wakil Bupati Tojo Una-Una bapak Admin AS. Lasimpala, SIP, Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una bapa H. Mahmud Lahay, SE., M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una bapak Taslim DM. Lasupu, SP., M.Si, Ketua TP-PKK Kabupaten Tojo Una-Una Ibu Femmy Luther Lahay, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pimpinan BUMN/BUMD, Perbankan Se Kabupaten Tojo Una-Una.

Sesuai dengan surat berjenjang  dari Sekretariat Negara dan Kementerian Dalam Negeri, kepada Gubernur dan Bupati/Wali Kota Se Indonesia meskipun dalam suasana Pandemic Covid-19, kita dapat tetap mensyukuri hari kemerdekaan RI ke 75, walaupun dengan upacara sederhana dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan.

"Sebagai refleksi, Pada usia 75 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ini, Bupati menyampaikan bahwa berkat dukungan seluruh elemen masyarakat, sehingga pada Tahun 2020 ini Kabupaten Tojo Una-Una meraih capaian yang membanggakan diantaranya adalah :

  1. Penghargaan dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) yakni mendapatkan predikat Wajar Tampa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2019, untuk ke 8 kali berturut-turut.
  2. Meraih terbaik ke III pada lomba inovasi pada masa pandemic Covid-19 yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri dan mendapatkan Penghargaan serta Dana Insentif Daerah Sebesar Rp. 1 Milyar.
  3. Satu-satunya Daerah di Sulawesi Tengah yang sampai saat ini masi kategori Zona Hijau atau Zero Covid-19, ini semua atas kerja keras dan kerja sama semua pihak di Kabupaten Tojo Una-Una.

"Pada kesempatan ini pula Bupati ingin mengutip Point Penting Pidato Presiden pada tanggal 14 Agustus 2020 beberapa hari yang lalu sebagai berikut :

"Sebanyak 215 Negara, tanpa terkecuali, sedang menghadapi masa sulit diterpa Pandemic Covid-19. Dalam catatan WHO, sampai dengan tanggal 13 Agustus kemarin, terdapat lebih dari 20 juta kasus di Dunia, dengan jumlah kematian di Dunia sebanyak 737 Ribu jiwa. Semua Negara, baik Negara Miskin, Negara Berkembang, Termasuk Negara Maju, semuanya sedang mengalami kemunduran karena terpapar Covid-19.

 

"Krisis Perekonomian Dunia juga terparah dalam sejarh. Di kuartal pertama 2020, pertubhan ekonomi Negara kita masi Plus 2,97%, tetapi di kuartal kedua kita minus 5,32%. Ekonomi Negara-negara maju bahkan minus belasan persen, sampai minus 17%. Kemunduran banyak Negara besar ini bisa menjadi peluang dan momentum bagi kita untuk mengejar ketertinggalan. Ibarat Komputer, perekonomian semua negara saat ini sedang macet, sedang mengalami gangguan. Semua Negara harus menjalani proses Mati Komputer sesaat, harus melakukan RE-START, harus melakukan RE-BOOTING. Semua Negara mempunyai kesempatan MEN-SETTING semua sistemnya.

"Sesuai dengan Tema Besar peringatan Hari Ulang Tahun Ke-75 Republik Indonesia yakni : "INDONESIA MAJU", mari kita berdayakan segala potensi yang ada untuk kemajuan, kesejahteraan dan kemakmuran bersama."ucap Mohammad Lahay

Diakhir Sambutannya Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay mengucapkan terima kasih kepada panitia, petugas upacara atas dedikasinya dan juga kepada seluruh peserta upacara yang telah mengikuti upacara pada hari ini.

PIKP (Apt)

Diskominfotouna - Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay, S.E., M.M menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2020 di Marina Cottage, Rabu (15/07/2020)

Kegiatan tersebut turut di hadiri oleh Kasubsi Informasi Intelijen dan Penindakan bapak Arie Vebrian Genhank, S.H, Kepala Urusan Tata Usaha ibu Deitje Hakim, S.H., M.H, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik bapak Sutrisno Lasawedi, S.Sos., M.Si serta Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una.

Sebagaimana kita pahami bersama bahwa pengawasan orang asing merupakan tanggung jawab kita semua, tidak hanya di tumpukan pada kantor imigrasi. Untuk itu, penting untuk kita semua untuk memantapkan sinergitas, jadi tidak hanya keimigrasian tetapi juga unsur-unsur terkait yang ada hubungannya dengan orang asing seperti Polisi, TNI, Kejaksaan perangkat daerah seperti Dukcapil, Pariwisata dan lain-lain.

"Keberadaan orang asing perlu mendapatkan perhatian serius karena terkait dengan bidang keamanan selama ini, keberadaan orang asing rawan terhadap kasus-kasus seperti imigran gelap, perdagangan orang dan peredaran narkoba lintas Negara, ditambah lagi dengan persoalan Negara saat ini adalah penyebaran kasus Covid-19.

"Kabupaten Tojo Una-Una merupakan wilayah pengawasan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Banggai yang wilayah pengawasannya cukup luas, bukan hanya di wilayah ini saja, untuk itu, dengan keberadaan TIMPORA Kabupaten, dapat membantu tugas kantor imigrasi, mengingat anggota TIMPORA terdiri dari instansi terkait dan memiliki satuan kerja yang terstruktur sampai ke kecamatan seperti Polsek, Koramil bahkan sampai ke Desa melalui Babinsa atau Bhabinkamtibmas.

"Keberadaan tim Pengawasan Orang Asing/TIMPORA sebagai wadah tukar menukar informasi sangatlah penting. Karena di satu sisi, kehadiran orang asing baik sebagai tenaga kerja maupun sebagai investor ataupun wisatawan yang datang dari mancanegara memang diperlukan sepanjang membawa manfaat bagi pembangunan dan pengembangan daerah sesuai dengan azas keimigrasian, namun dampak negatif harus di cermati bermasa."ucap Mohammad Lahay

Diakhir Sambutannya Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay mengucapkan terima kasih dan selamat menjalankan rapat koordinasi, semoga kegiatan ini bermanfaat bagi bangsa dan daerah yang kita cintai ini.

 

PIKP (Apt)

Diskominfotouna - Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay, S.E., M.M menghadiri sekaligus melantik dan mengambil Sumpah Calon Pegawai Negeri Sipil menjadi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una Formasi Tahun 2018 di Ruang Auditorium Bupati Kecamatan Ratolindo, Selasa (14/07/2020)

Kegiatan tersebut turut di hadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una bapak H. Mahmud Lahay, S.E., M.Si, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia Daerah Kabupaten Tojo Una-Una bapak Drs. Moh. Syarif Lasawedi, M.AP, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Una-Una Ibu Dra. Javanet Alfari, M.AP.

Pegawai Negeri Sipil merupakan Aparatur Negara memiliki arti yang strategis dan mempunyai peran yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

"Untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang bertanggung jawab, maka setiap Pegawai Negeri Sipil atau ASN wajib mengangkat sumpah dan janji menurut agama dan kepercayaan kepada Allah (SWT), Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Pengambilan Sumpah dan Janji aparatur sipil negara ini secara khusus bertujuan dalam rangka membina dan menciptakan pegawai negeri sipil bersih, jujur dan berwibawa serta sadar akan tugas dan tanggung jawabnya sebagai unsur aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat.

"Adapun jumlah peserta yang di ambil sumpah berdasarkan Surat Keputusan Formasi Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bahwa jatah Kabupaten Tojo Una-Una pada Formasi Tahun 2018 berjumlah 209 orang. Dalam proses selanjutnya 3 orang dinyatakan mengundurkan diri karena alasan pribadi. Sehingga total yang diambil sumpah Formasi Tahun 2018 untuk Kabupaten Tojo Una-Una berjumlah 206 orang yang terdiri dari Tenaga Guru sebanyak 64 orang, Tenaga Kesehatan 114 orang, dan Tenaga Teknis 28 orang.

"Bupati berpesan kepada saudara/saudari Pegawai Negeri Sipil yang pada hari ini telah di lantik dan diambil sumpahnya, kiranya menjadi perhatian kepada kita semua bahwa dalam melaksanakan tugas kita harus mengedepankan Etika Norma, Kejujuran, Keikhlasan dan memiliki rasa tanggung jawab serta terus meningkatkan kemampuan dan kualitas diri dalam arti meningkatkan pengetahuan serta keterampilan guna mendukung tugas pokok dan fungsi dari satuan dan unit kerja masing-masing."ucap Mohammad Lahay

Diakhir Sambutannya Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay mengingatkan kembali bahwa sumpah yang di ucapkan tadi tidak hanya sebatas di lisan saja, tetapi harus di hayati kemudian diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai Aparatur Sipil Negara dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una.

PIKP (Apt)

 

Diskominfotouna - Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay, S.E., M.M menghadiri Video Conference Pemberian opini WTP untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019 yang dinilai telah sesuai dengan standar akuntansi, kecukupan bukti, memiliki sistem pengendalian internal dan taat pada ketentuan perundang-undangan di Ruang Rapat Eksekuti Kantor Bupati, Selasa (16/06/2020).

Pada kegiatan tersebut Ketua BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan keyakinannya bahwa predikat opini WTP yang diraih oleh Pemerintah Daerah ini diperoleh dari upaya sungguh-sungguh seluruh jajaran pemerintahan dalam pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan.

Sementara itu, Bupati Tojo Una-Una yang didaulat untuk Menyampaikan Sambutan oleh BPK RI Perwakilan Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa Pemeriksaan oleh BPK RI  merupakan suatu momentum Tahunan yang sangat diperlukan dalam upaya menilai kewajaran dalam pengelolaan Keuangan Suatu Daerah yang menjadi Objek Pemeriksaan.

menurut Bupati dari Aspek pelaksanaan  jalannya pemerintahan, hal ini merupakan pelajaran yang sangat berharga bagi pemda, untuk melihat sejauh mana kemampuan daerah mengelola keuangan secara tertib dan akuntabel, serta bagaimana upaya untuk melakukan tindak lanjut, evaluasi dan perbaikan terhadap koreksi-koreksi yang dihasilkan, guna tercapainya pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efisien dan akuntabel.

"Penyerahan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK RI Perwakilan Sulawesi Tengah pada hari ini  merupakan Capaian untuk ke-8 Kalinya secara berturut-turut"

“Hal ini merupakan Prestasi yang membanggakan bagi Pemerintah Daearah Tojo Una-Una masih dapat mempertahankan Predikat WTP selama 8 (delapan) kali berturut-turut, dalam Proses Pengelolaan Keuangan yang merupakan Predikat Tertinggi dalam penilaian Akuntabilitas Pemerintah Daerah. Olehnya itu, melalui kesempatan ini, saya menyampaikan terima kasih kepada Tim Pemeriksa BPK-RI perwakilan Sulawesi Tengah atas bimbingan dan arahan yang diberikan kepada kami selama proses pemeriksaan.”Ucap Bupati

"Bupati juga menambahkan bahwa Predikat WTP bukan dijadikan alasan bagi Pemerintah Daerah untuk berbangga diri, namun dimaknai sebagai upaya untuk lebih berhati-hati serta memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada pada tahun-tahun berikutnya sehingga dapat menghasilkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang lebih akurat, efektif, efisien dan akuntabel. Terhadap koreksi yang diberikan, Bupati menyampaikan akan terus berupaya menindaklanjutinya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku"

Diakhir Sambutannya Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay mengucapkan Terima Kasih kepada seluruh Jajaran Perangkat Daerah di Lingkup  Tojo Una-Una atas kerja keras dan Kerja samanya sehingga Predikat ini mampu dipertahankan, lebih khusus kepada Kepala Perwakilan BPK RI Sulawesi Tengah Bersama Pemeriksa yang telah memberikan Bimbingan dan Arahan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una.

Kegiatan tersebut turut di hadiri oleh Wakil Bupati Tojo Una-Una bapak Admin AS. Lasimpala, S.IP, Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una bapak H. Mahmud Lahay, S.E., M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una bapak Taslim DM. Lasupu, S.P., M.Si, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ibu Hj. Sovianur Kure, S.E., M.Si Bersama Kepala Perangkat Daerah Lainnya.

Page 1 of 4
     

Copyright©2020. Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah

Back to Top

Dinas Komunikasi dan Informatika